Menghadapi Hidup


Hallo rekan-rekan pembaca, akhirnya saya kembali untuk menulis. Kemarin sedikit terhenti karena ada kegiatan yang harus diselesaikan sesegera mungkin. Berhubung ini sedikit ada waktu senggang, daripada cengkowoh, plonga-plongo nggak karuan. Saya akan sedikit berbagi saja perihal menghadapi hidup versi saya, LOL. Ya ala kadarnya saja ya. Selamat Membaca!!
 
Menjalani hidup tidak semudah yang kita bayangkan dan kita perbincangkan. Bahkan saya memulai menulis ini pun terkadang ada pemberontakan kecil juga. Dimanapun, kapanpun, apapun, dan dengan siapapun sangat memungkinkan terjadinya suatu masalah. Ada yang panik, goyah, stress, akan tetapi tidak sedikit yang menghadapinya dengan tenang bahkan nikmat-nikmat saja. Dinikmati saja apa yang sudah kita dapat, berusaha lagi untuk mendapatkan yang lebih baik. Berikut cara-cara simpel untuk menjalani hidup versi saya:

1. Bersiap
Bersiap untuk apa? Bersiap untuk menghadapi apa yang cocok dengan yang kita inginkan dan yang tidak sesuai dengan harapan. Menjadi seorang buruh seni, dalam hal ini antara lain yaitu perupa, musisi, dan penari, terkadang ada saja yang negative thinking. Oleh karena itu jangan takut dan harus siap dengan semua yang akan terjadi. 

2. Menerima
Setelah kita siap, kita harus mampu untuk menerima. Terkadang yang kita inginkan tidak sesuai dengan harapan. Kita merasa kecewa, sebagai seorang buruh seni terkadang pasti menjumpai hal seperti itu. Tapi mau bagaimana lagi, kalaupun itu terjadi, ya terima saja, yang penting kita tidak merugikan yang lain. Hidup itu memiliki episode, tidak monoton. Ini merupakan kenyataan, hadapi dengan kepada dingin dan kurangi keluh kesah. Jangan merasa memilih menjadi buruh seni hidupmu terasa dibatasi, bebaskan hidupmu, dan liarkan segala cipta, rasa, dan karsamu. Itu merupakan komitmen diri.

3. Jangan berpikir sempit
Jangan terhanyut dalam pikiran yang salah. Tidak sedikit yang bilang buruh seni jauh dari agama atau apalah itu yang berbau kepercayaan. Kita jangan terlalu mendramatisir dan menghakimi sebelum mengetahui apa yang sebenarnya. Memilih menjadi seorang buruh seni bukan akhir dari segalanya. Kamu tidak akan dikucilkan, atau jauh dari yang lain. Bahkan akan mendapat banyak teman dan memberi manfaat bagi yang lain.

4. Evaluasi
Hmmmmm, apa yang kita lakukan sebenarnya bermanfaat kembali untuk diri kita sendiri. Menjadi buruh seni, kita akan mampu untuk survive dimanapun kita berada, itupun juga jika masing-masing individu mampu menghadapainya. Sebagai buruh seni, semakin kita bertahan, akan semakin kuat kita dalam berkesenian.

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer