Review Event : Street Gigs "Terasakustik"

Street Gigs yang lahir sejak tahun 2012 dan bertajuk "TERASAKUSTIK" di Kabupaten Batang, merupakan sebuah acara yang diselenggarakan untuk menciptakan sebuah wadah bagi para musisi-musisi dan bertujuan untuk menyatukan semua genre musik indie di Kabupaten Batang agar di antara masing-masing genre tersebut saling menghargai perbedaan. Event ini merupakan sebagai bentuk apresiasi dari sejumlah musisi lokal untuk menampilkan karya-karya musik yang berbeda. Dengan event ini memberikan sesuatu hal yang baru dengan memadukan beberapa jenis musik untuk performing arts yang atraktif dari hasil karya musisi lokal. Apapun alasannya, di sini saya selaku audiensi dan apresiator yang melihat berlangsungnya acara ini dengan berbagai macam bentuk pertunjukannya, hanya bisa memberikan sedikit review mengenai event ini yang sangat menginspirasi untuk music event di kota-kota lainnya. Adapun sub-event dari street gigs Terasakustik ini, seperti Batang Grunge Alive, d'Hart Studio Gigs,  Infected Voice, dsb. Hingga kini event street gigs ini masih mampu membuktikan eksistensinya di kancah musik di Kabupaten Batang.

Memang pada dasarnya Kabupaten Batang bukanlah daerah yang bertajuk daerah budaya, seperti Solo ataupun Jogja, melainkan daerah pesisir yang terletak di pantai utara. Namun potensi-potensi yang dimiliki oleh penggiat seni nya mampu bersaing untuk ke kancah luar daerah Batang. Tidak hanya musik saja, bidang seni yang lain mampu bermunculan bersamaan naiknya derajat kesenian di Kabupaten Batang akhir-akhir ini, dari seni lukis, seni kriya, seni mural, seni tari, seni teater, dan masih banyak lagi. Harapannya adalah untuk ke depannya semoga pemerintah daerah mampu membuatkan wadah lebih tepatnya tempat atau gedung kesenian, yang nantinya mampu untuk menampung pegiat-pegiat seni di Kabupaten Batang. Entah itu nantinya bisa dijadikan galeri karya seni rupa, tempat pertunjukan musik, tempat pertunjukan wayang, tari dan lain sebagainya. Sehingga nantinya keseluruhan bidang seni di Kabupaten Batang mampu terwadahi menjadi satu dalam satu galeri, contoh saja Gedung Kesenian Batang, dengan tulisan yang besar dan sangat jelas bisa dibaca oleh masyarakat yang lalu lalang melewati depan gedung tersebut. Kan keren, ya nggak? Yah namanya aja mengkhayal, kalau kesampaian ya syukur, kalau nggak ya nggakpapa. Tapi ya harapannya bisa terwujudlah dengan bantuan pemerintah daerah dan jajarannya. 
Yah, cukup sampai di sini sajalah, sebelum tulisannya malah merembet kemana-mana. 
Oke Terima Kasih. Selamat Melanjutkan Aktivitas!!  

Komentar

  1. sayang... saya secara personal belum bisa menikmati acara "musik jalanan" tersebut secara langsung.. salutation..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita biasanya reguler setiap 2 minggu sekali mas. Kalau mas nya posisi di luar kota, setiap pulang Batang mampir saja mas. Pengelolanya mas Rizki namanya.

      Hapus
  2. Sayange omahku tersono cep.. Mbuh isih termasuk mbatang apa ora? :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Batang lah mas,,,cuman mungkin jarak yang sedikit berkata. Lumayan lah ya untuk durasi perjalanan tersono ke jalan veteran. Ikut gabung maen aja mas kalau ada grup di Tersono gakpapa. Kita Welcome untuk siapa saja

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer