TERAPI MUSIK



Terapi musik merupakan sebuah kesehatan sekutu profesi dan bidang penelitian ilmiah yang mempelajari hubungan antara proses terapi klinis dan biomusicology, akustik musik, teori musik, psychoacoustics dan musikologi komparatif.

Ini adalah proses interpersonal dimana terapis terlatih musik menggunakan musik dan semuanya aspek fisik, emosional, mental, sosial, estetika, dan spiritual untuk membantu klien untuk meningkatkan atau mempertahankan kesehatan mereka.

Musik terapis terutama membantu klien meningkatkan tingkat fungsi dan dilaporkan sendiri kualitas hidup dalam berbagai domain (misalnya, fungsi kognitif, keterampilan motorik, perkembangan emosional dan afektif, perilaku dan keterampilan sosial) dengan menggunakan pengalaman musik (misalnya bernyanyi, menulis lagu, mendengarkan dan mendiskusikan musik, pindah ke musik) untuk mencapai tujuan pengobatan dan tujuan yang terukur.

Musik terapis ditemukan di hampir setiap bidang profesi yang membantu. Beberapa praktik sering ditemukan meliputi pekerjaan pembangunan (komunikasi, keterampilan motorik, dll) dengan individu berkebutuhan khusus, penulisan lagu dan mendengarkan dalam kenangan/ orientasi kerja dengan pekerjaan orang tua, pengolahan dan relaksasi, dan etrainment berirama untuk rehabilitasi fisik dalam korban stroke.

Psikolog Turco-Persia dan ahli teori musik Al Farabi (872-950), yang dikenal sebagai "Alpharabius" di Eropa, ditangani dengan terapi musik dalam risalah "makna dari" Akal, di mana ia membahas efek terapi musik pada jiwa menggunakan musik sebagai media penyembuhan bagi anak yang mengalami hambatan dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Dalam hal ini musik merupakan alat bantu atau media untuk menumbuhkembangkan kemauan daya kreasi serta konsentrasi pada penderita yang mengalami hambatan, baik fisik, motorik, sosial emosional serta mental intelegency. Pada umumnya manusia membutuhkan hiburan atau rekreasi.

Terapi musik secara umum bertujuan untuk :
a. Membuat hati dan perasaan seseorang menjadi senang dan terhibur
b. Membantu mengurangi beban penderitaan seseorang
c. Tempat penyaluran bakat seseorang

Terapi musik memberikan pelayanan bagi mereka yang dianggap perlu untuk mendapatkannya khusus pada penderita yang ada di YPAC, yang mengalami hambatan fisik motorik mental intelegency maupun sosial emosionalnya.

Dengan bermain musik diharapkan dapat merangsang dan menarik penderita untuk mengikuti alur irama yang selanjutnya menciptakan suasana santai, gembira yang pada akhirnya adanya perubahan yang positif dalam arti penderita bisa melaksanakan dan mengikuti program kegiatan yang ada di terapi musik.

Adapun tujuan dari terapi musik secara khusus adalah untuk menumbuh kembangkan potensi-potensi yang ada pada penderita yang berkelainan. Dengan demikian penderita akan tumbuh menjadi anak yang percaya diri dan merasa bisa berbuat atau beraktivitas seperti manusia pada umumnya. Dengan diberikannya terapi musik diharapkan dapat mengurangi atau menghilangkan ketegangan-ketegangan penderita pada aspek sosial emosional, mental intelegency dan fisik motorik. Terapi musik sangat penting bagi anak yang berkelainan, karena dengan latihan terapi musik dapat membantu perkembangan penderita yang bersifat membangun, mendorong, menumbuih percaya diri, juga membentuk kepribadian si penderita menjadi pribadi yang optimis, pantang menyerah, dan dapat menerima kenyataan hidup dengan apa adanya. Banyak anak cacat yang merasa pesimis, rendah diri, atau kurang mendapatkan perhatian serta kasih sayang dari lingkungannya, sehingga timbul perasaan atau anggapan bahwa mereka itu tidak bisa berbuat apa-apa.




Komentar

Postingan Populer