RAMBUT (IDEOLOGI YANG BERTENTANGAN)
Ideologi yang bertentangan memiliki rambut yang berlawanan. Rambut bukan menjadi simbol jenis kelamin, ia juga bisa menjadi simbol ideologi. Rambut adalah simbol yang mengekspresikan selera musik dan nilai yang berbeda. Dengan kata lain, aksesori maupun bahasa menjadi sesuatu yang berbeda bukan hanya berdasarkan pandangan mayoritas konvensional, namun juga dari masing-masing kelompok khusus tersebut.
HIPPIES
Hippy menciptakan suatu gerakan sosial pada tahun 1960-an, berawal pada sebuah protes kelas menengah dalam banyak dimensi pada berbagai macam tingkatan: protes melawan etika kerja protestan dan etika seksual puritan. Protes para pelajar, protes mengenai hak-hak sipil, protes anti perang, dan kampanye pelucutan senjata nuklir, semua adalah bagian dari gerakan politis ini. Masyarakat didefinisikan sebagai sesuatu yang eksploitatif, fisis, rasis, birokratik, militeristik, tidak manusiawi, dan "tidakalami".
Manik-manik, jeans, dan sandal sebagai lawan bagi pakaian konvensional; tanda perdamaian sebagai lawan dasi; kekuatan bunga lebih daripada kekuatan uang; rokok melawan alkohol. Namun simbol protes paling kuat dan emosional adalah rambut; bagi perempuan berambut panjang, lurus, dan 'alami', tanpa warna atau polesan, tanpa pelurusan, tanpa pelapisan, digerai ke bawah, tanpa wig atau perm. Intinya melawan fashion mainstream. Laki-laki juga memanjangkan rambutnya melawan gaya rambut ayah-ayah mereka; juga menumbuhkan jenggot dan kumis, membuat mereka bukan hanya melawan gaya rambut para ayah mereka serta berbagai norma konvensional, namun juga melawan jenis kelamin yang rivalnya.
Gaya hippy sangat populer di kalangan pemuda kelas menengah. Nilai-nilainya memberi pengaruh politis yang kuat namun beberapa tahun kemudian tren lawannya pun muncul, Skinhead.
SKINHEAD
Skinhead, seperti juga hippy, menentang konvensionalitas, namun tidak dengan alasan yang sama. Skinhead membenci hippy, khususnya hippy laki-laki, sebagai sosok yang keperempuan-perempuanan dan payah, terlihat seperti perempuan dengan rambut panjangnya, pakaian yang berbunga-bunga, aksesori dan sandal, memberi bunga pada polisi dan penjaga nasional, pasif, pemalas, sinting, dan lemah. Nilai yang dilihat positif oleh anak muda kelas menengah dilihat negatif oleh anak muda kelas pekerja. Skinhead menyimbolkan oposisinya dengan memotong rambut mereka sangat pendek dan terkadang memanjangkan jambang. Skinhead berbeda dari hippy dalam hal asal-usul kelas, berlawanan dalam selera musik, pakaian, sikap terhadap kekerasan, kesenangan, dan estetika.
Rambut pendek tersebut jelas sekali mencerminkan sebuah maskulinitas. Dalam penerapannya hal ini sangat menguntungkan karena rambut panjang memberikan kelemahan dalam perkelahian dan keselamatan kerja. Gaya dimana dimunculkan kesan aktif, kuat, dan energik.
PUNK
Pada tahun 1976 gelombang baru punk menghantam Inggris bersamaan dengan Sex Pistols. Gerakan ini, seperti para pendahulunya, mengaktualisasikan dirinya dalam rambut. Nama punk bahkan menjadi evocatif sejak dipakai sebagai logat bagi para penjahat atau vandalis. Awalnya sebagai istilah untuk menghina, punk sekarang ditegaskan dengan bangga sebagai identitas orang terpilih, menjungkir-balikkan nilai-nilai kemapanan. Kehormatan punk tepatnya adalah segala sesuatu yang memalukan bagi kemapanan. Berbeda dengan skinhead ataupun hippy, punk mewarnai rambut mereka dengan warna-warna mengejutkan serta menampilkan gaya-gaya rambut baru ) mohawk, spikey, etc). Hal ini sangat unik sehingga bisa dibilang punk menciptakan suatu pernyataan simbolik yang sangat kuat dengan rambutnya.
Evolusi rambut di antara orang-orang muda sejak 1950-an telah menghasilkan, utamanya, pertentangan dialektis oposisi-oposisi dari norma kemapanan menuju hippy kemudian skinhead lalu punk, dan wilayah luas gaya termasuk, yang terakhir, androgini dan lengkungan gender. Rambut tentu saja hanya sebagian dari presentasi total diri (rambut, tingkah laku, dan bahasa), namun rambut tetap menjadi titik fokus dan simbol utama identitas dan ideologi baru.




Komentar
Posting Komentar